no matter how much life is sucking, your awesome friends can make you laugh

Rabu, 06 Maret 2013

Kepadamu, Pemilik Hati...


Kepadamu, pemilik hati yang tak sempat termiliki, yang hadir sebagai bagian permainan takdir. Aku menulis ini untukmu, bukan karena rindu. Mungkin kau lupa, tapi aku ingat, saat mata kita beradu dan kau bicara padaku. 

Detik ketika semesta mempertemukan kita, detik ketika kupupuskan angan untuk sekadar berteman denganmu. Karena sedari awal aku tahu yang kuinginkan darimu lebih dari itu. Kubunuh cinta yang kusimpan dalam bisu karena tak ada yang bisa kutawarkan padamu. Tidak!! selain cinta itu. Lalu kusembunyikan perasaan di balik topeng persahabatan. Berbahagia dengan menjadi yang lekat di hatimu, meski bukan sebagai kekasih

Aku tahu, kau sebenarnya tahu. Namun kau memilih seolah tak tahu. Karena apa yang kupendam tak pernah kauinginkan. Maka jika kukatakan, aku telah mengakhiri sesuatu yang belum kumulai, itu adalah engkau !! Maka jika kukatakan, aku telah kehilangan sesuatu yang belum tergenggam, itu adalah engkau !! Maka jika boleh kukatakan, inilah puncak segala perih, aku menyentuhmu, bukan memelukmu :'(

Maka jika boleh kukatakan, inilah hancur yang paling lebur, aku tetap berdiam di sampingmu, membunuh perlahan cinta itu. Pergi darimu bukanlah pilihanku dan tak pernah kuinginkan. Tidak !! hingga kau yang memilih dan menginginkannya.

Aku menulis tentangmu bukan karena rindu, aku telah berdamai untuk bahagiamu, lalu kusisir jalan di sisimu, mencari bahagiaku

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites